ENERGI
NUKLIR DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGANDAN KESEHATAN MASYARAKAT
Pendahuluan
Emergi nuklir telah ditetapkan
oleh pemerintah sebgai salah satu energi masa depan, namun banyak kontroversi
yang timbul disebabkan ketidak jelasan informasi mengenai tenologi yang akan
digunakan dalam PLTN serta dampak dampaknya.
Energi dibagi menjadi beberapa
jenis yaitu energi primer dan sekunder. Energi primer dibedakan lagi yaitu
energi terbaharukan, energi tidak terbaharukan, dan energi nuklir.
Teknologi Reaktor
Energi nuklir di dunia sampai
saat ini dikenal 3 jenis teknologi yang digunakan yaitu CONVENTIONAL FISSON,BREEDER
FISSION,dan FUSSION.
Pada sebuah pembangkit tenaga
nuklir reaktor fussi berfungsi sebagai subtitusi dari tungku pembakaran pada
pembangkit energi fosil.
Dalam keadaan normal pembangkit
energi nuklir tidak mengeluarkan zat zat pencemar udara dan mengeluarkan
radiasai lebih kecil dibanding pembangkit tenaga batu bara.
Siklus Energi
Nuklir
Sikklus tersebut meliputi
penambangan, transportasi, pengolahan, penggunaan, pengolahan kembali, dan
penyimpanan dari berbagai bahan nuklir.
Siklus energi nuklir ini
sepenuhnya di rancang oleh manusia dan harus di operasikan dalam tingkat
keamanan yang sangat prima dan mutlak tampa adanya kebocoran atau kelemahan.
Kauntungan Dan
Kerugian
Keuntugannya adalah bahwa
teknologi ini sudah dikembangkan dengan baik dan dampak lingkungannnya yang
sangat kecil terhadap encemaran udara dan air, serta berdampak lebih sedang
terhadap lahan bila sistem berjalan normal.
Kerugiannya dalah bahan baku
dapat habis dalam 40-80 tahun, biaya yang tinggi, bila terjadi kcelakaan akan
menimbullkan efek yang berkepanjangan, memerlukan air dalam jumlah besar untuk
pendingin pembangkit tenaga, dll.
Pencemaran
Lingkungan Dan Efek Kesehatan
Potensi pencemaran air karena
limbah radio aktif di penambangan, energi fissi berpotensi menimbulkan panas
yang berlebihan di udara, kerusakan lahan kerna penambangan, bencana dalam
sekala luas karena pelepasan zat zat radio aktif yg disebabkan kecelakaan atau
sabotase, radiasi nuklir, dll.
Penanganan Limbah
Nuklir
Terdapat 3 metode untuk membuang
limba radio aktif, yaitu pengenceran dan penyebaran, penundaan dan perusakan,
knsentrasi dan pengepakan.
Penelitian Dan
Pengembangan Energi Nuklir
a. Perbandingan antara analisa dan
resiko terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat
b.
Strategi
pengembangan sistem menejemen limbah radio aktif
c.
Dampak
bagi manusia dan lingkungan serta transportasi bahan radio aktif
d.
Pengkajian
dan konsekuensi akibat kecelakaan reaktor nuklir
e. Invenarisasi kualitas dan
kuantitas serta penelitian SDm di bidang energi nuklir
Penutup
Degan melihat permasalahan yang
baik dan buruk akibat reaktor energi nuklir , maka dari itu di butuhkan
pengkajian dan penelitian lebih lanjut agar kesehatan dan keselamatan kita
lebih terjaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
membutuhkan saran dan kritik yang membangun