Selama ini, para ilmuwan tidak
mengetahui di bagian otak mana pada manusia yang paling bertanggung jawab
terhadap sebuah dusta atau kebohongan. Orang hanya tahu kalau dusta itu muncul
dari sebuah ucapan, tapi tidak mengetahui kalau itu ada hubungannya dengan
bagian tertentu dalam otak.
Setelah melakukan penelitian, akhirnya
para ilmuwan menemukan sebuah kesimpulan. Bahwa, otak bagian depan yang terletak pada ubun-ubun itulah yang paling bertanggung jawab terhadap terjadinya DUSTA
